Langkah yang harus dipahami sebelum membeli Furniture bekas

Furniture bekas

Memilih furnitur yang tepat, selain dapat mempercantik interior rumah Anda, tentunya juga akan membuat Anda merasa lebih nyaman tinggal di rumah. Namun sayangnya, tidak semua furnitur baru yang Anda inginkan memiliki harga yang cocok dengan anggaran Anda.

Jika kondisinya memang begini solusi untuk mengatasinya mungkin dengan membeli furnitur bekas. Namun tentu saja Anda harus berhati-hati agar furnitur bekas yang Anda beli dalam kondisi baik. Dan untuk membantu Anda memilih dan membeli furnitur bekas, inilah hal yang perlu diketahui.

Mengetahui ukuran ruangan di rumah

Sebelum berbelanja furnitur di pasar barang bekas, Anda harus mengetahui berapa besar ukuran setiap ruangan di rumah. Jadi saat Anda terpikat pada meja, kursi, sofa, dan perabotan lainnya, Anda akan tahu apakah perabotan itu akan pas untuk rumah Anda.
Hal ini sangat penting karena kebanyakan penjual furnitur bekas tidak akan membiarkan pembeli mengembalikan barang untuk alasan apapun. Jadi jangan sampai merugi karena membeli perabotan bekas yang ternyata tidak bisa masuk ke dalam rumah.

Tak sekadar tergoda harga murah

Jangan tergoda dengan harga murah saat menemukan furnittur yang benar-benar Anda suka. Coba dulu furnitur yang akan Anda beli. Misalnya, membuka laci-laci lemari, duduk di sofa, dan bersandar di kursi, untuk memastikan semuanya masih berfungsi dengan baik.
Ingatlah bahwa furnitur bekas yang dibeli akan menjadi bagian dari rumah Anda untuk waktu yang lama.

Potongan harga

Jika meja kayu yang Anda taksir memiliki beberapa goresan, cobalah untuk meminta diskon. Katakan kepada penjual bahwa Anda perlu sedit memulasnya untuk membuat meja terlihat lebih mulus.

Bau tak sedap

Pertajam indra penciuman Anda, terutama jika ingin membeli sofa bekas. Tanyakan kepada penjual apakah ia memiliki hewan peliharaan dan kebiasaan merokok. Jika Anda mencium bau tidak sedap di beberapa sudut sofa, pikirkan dua kali sebelum membeli.

Biaya perbaikan

Hindari terburu-buru membeli perabotan bekas dengan merek dan material mahal. Utamakan kualitas dan ketahanannya. Lihatlah permukaan furnitur baik-baik.

Apakah ada bagian yang perlu diperbaiki dan dicat ulang? Apakah furnitur itu masih bisa bertahan untuk waktu lama setelah diperbaiki? Perhitungkan berapa biaya yang akan Anda keluarkan untuk memperbaikinya. Lalu apakah biaya perbaikannya wajar?

Jika ternyata biaya untuk memperbaikinya mahal, cobalah survei ke pasar barang bekas lainnya untuk mencari barang yang serupa.