Persiapan dan perhitungan mengenai biaya pembangunan rumah

perhitungan mengenai biaya pembangunan rumah

Memiliki perhitungan biaya pembangunan rumah minimalis harus dimiliki oleh setiap mereka yang merencanakan pembangunan rumah tersebut. Perhitungan harus dilakukan seakurat mungkin untuk menghindari terjadinya over budget yang tidak diinginkan. Ketelitian dan perkiraan pun dibutuhkan mengingat untuk beberapa biaya, misalnya biaya material atau bahan bangunan yang harganya di pasaran bisa berubah sewaktu-waktu dan kebutuhannya pun bisa bertambah seiring dengan proses pembangunan tersebut.
Namun, sebelum memperhitungkan biaya pembangunan rumah minimalis, perhatikan dulu hal-hal penting berikut yang juga memiliki peranan dalam perhitungan biaya tersebut.
1. Rumah yang akan Anda bangun tentu akan berdiri di atas tanah. Carilah tanah untuk pembangunan rumah yang letaknya strategis. Tawar sebijak mungkin dan cepat lunasi. Bukan hanya takut keburu diambil orang, tapi untuk tempat-tempat dengan letak strategis harganya cenderung akan meningkat setiap waktu. 
2. Semakin luas lahan, semakin besar pula biaya pembangunan rumah Anda. Oleh karena itu, perhatikan sejak awal berapa luas lahan tersebut. Luas lahan akan menentukan tipe dan model rumah. Artinya dengan mengetahui tipe dan model rumah yang akan Anda bangun, selanjutnya Anda bisa memperkirakan berapa kebutuhan material atau bahan bangunannya.
3. Jika budget Anda masih terbatas atau pembangunan rumah ini Anda masih belum tentukan waktunya karena tabungannya masih belum mencukupi. Sebaiknya, sedari awal Anda bisa mengalokasikan tabungan ini langsung ke bahan bangunan yang kira-kira bisa tahan lama, tidak akan hancur ataupun berkarat karena di simpan.  Misalnya batu dan pasir. Namun, untuk pasir perhatikan tempat penyimpanannya, karena pasir mudah terbawa hujan.
4. Membangun rumah butuh waktu berbulan-bulan, bahkan ada yang menahun. Tergantung dari besar dan model rumah serta lancar tidaknya dana pembangunannya. Oleh karena itu, biaya yang harus Anda siapkan selain biaya untuk pembelian bahannya adalah biaya untuk para pekerjanya. Sehingga, dalam bekerja mereka bisa lebih maksimal dengan hak mereka yang juga lancar Anda bayarkan. Jalin hubungan baik dengan setiap pekerja. Jika ada yang merasa masih kurang, bicarakan dengan baik-baik jangan marah-marah. Buat rasa tanggung jawab pekerja terhadap pekerjaannya muncul tanpa membuat mereka merasa terbebani tapi buat mereka memahami keinginan dan harapan Anda akan hasil pekerjaannya.
 

Selanjutnya, Anda bisa mencoba memperhitungkan biaya pembangunan rumah minimalis tersebut menggunakan contoh perhitungan yang paling sederhana.
Untuk rumah minimalis satu lantai, biaya pembangunannya terdiri dari biaya untuk bahan baku dinding, pondasi, struktur, genteng rumah, atap, kusen jendela dan pintu, lantai, dan pengecata rumah. Bahan-bahan tersebut antara lain berupa batako, cakar atam, besi beton kombinasi, genteng, konstruksi baja ringan, kayu meranti, keramik, dan cat. Per meternya, biaya diperkirakan mencapai Rp. 3 juta.
Sedangkan untun rumah dengan 2 lantai, pada pembangunan dinding membutuhkan bata merah sebagai bahannya. Kemudian, dibutuhkan juga biaya pembangunan electrical, dan saniter, plafon. Untuk lantai pun keramiknya bisa berupa granit. Sehingga, biaya kebutuhan pembangunannya, per meter bisa mencapai Rp. 3,5 juta. Lain lagi dengan rumah mewah yang akan lebih banyak kebutuhan lagi, kebutuhan biaya setiap meternya bisa mencapai Rp. 5 juta.
Lakukanlah perhitungan dengan rinci. Anda juga memerlukan pembuatan denah sejak awal untuk membuat perhitungan yang lebih detail, akurat, dan menyeluruh dengan satuan-satuan yang digunakannya. Dalam perincian pun, Anda jangan lupa untuk memasukan rincian dari jenis pekerjaan setiap pekerja bangunan, materialnya apa, bagaimana syarat pengerjaannya, rencana kerjanya, volume dari masing-masing wilayah yang dikerjaan para pekerjanya, jumlah pekerjanya, upahnya, harga bahan bangunan terbaru, serta analisa dari hasil pekerjaan para pekerja tersebut. Kemudian, kalikan volume dengan satuan harga yang telah Anda tentukan. Jumlahkan keseluruhan biata tersebut. Sertakan juga untuk biaya atau upah pekerja ini harian atau borongannya.
Jika lebih dirinci lagi, maka biaya pembangunan rumah ini meliputi pondasi, struktur beton, pembuatan dinding dari pemasangan hingga pengecatan atau finishingnya, pemasangan plafon, instalasi listrik, serta pengecatan dan proses finishing lainnya yang lebih menyeluruh. Sesuaikan kembali perincian biaya ini dengan model rumah Anda dengan kebuthannya masing-masing.
Penghitungan upah pekerja memang tidak boleh Anda lewatkan perinciannya. Apalagi jika Anda memilih pekerja borongan yang dimandori oleh satu orang. Adakalanya harga yang pekerja borongan tersebut lebih murah dari pada harga pekerja bangunan biasa yang Anda pilih sesuai keinginan dengan kebutuhan masing-masing proses pengerjaannya. Namun, dalam hal kualitas Anda patut mewaspadainya. Bisa jadi harga murah ini membuat para pekerja borongan dalam mengerjakan pembangunan tersebut hanya sekenanya saja. Jika tidak diawasi, dikhawatirkan Anda akan menyesal karena hasil yang tidak sesuai dengan rencana pembangunan sejak awal.
Lebih baik, Anda cari jasa kontraktor terpercaya yang sudah terbukti mampu membangun rumah-rumah yang hasilnya bisa Anda lihat sendiri. Mereka memiliki harga khusus untuk setiap pembangunan dengan jumlah pekerja, model bangunannya, tipe bangunannya, hingga waktu pengerjaannya. Standar ini juga berlaku untuk kinerja dari masing-masing pekerjanya. Walaupun budget yang Anda keluarkan mungkin akan lebih banyak, tapi dengan hasilnya yang lebih menjamin, tentu Anda tidak akan kecewa. Bahkan, kadang-kadang jasa kontraktor pembangunan rumah yang sudah terpercaya seperti ini menyediakan juga jasa konsultasi masalah desain dan lain-lainnya yang berhubungan dengan pembangunan rumah ini. Sehingga, Anda pun bisa melakukan perencanaan termasuk perhitungan budget dengan lebih baik lagi.
Memperhitungkan biaya memang penting, ketika rumah Anda jadi bangunannya, sudah berdiri. Rumah Anda belum sepenuhnya bisa dikatakan jadi dan siap dihuni. Anda harus memasuki proses selanjutnya, yaitu mendesain rumah tersebut. Desain bagian dalam maupun luar rumah tentu memerlukan biaya lagi. Kecuali, jika Anda sebelumnya sudah menyiapkan apa saja kebutuhan furniture yang akan digunakan dalma desain tersebut dan begitu rumah selesai tinggal menatanya saja. Sedangkan bagi Anda yang belum memiliki persiapan desain tersebut, maka jangan langsung membelinya juga.
Rumah Anda pasti sudah di cat, perhatikan warna cat tersebut. Furniture yang harus Anda beli nanti, warnanya harus senada ataupun kontras dengan warna cat dinding tersebut. Mengingat rumah Anda minimalis, maka warna yang Anda pilih harus bisa memperluas ruangannya. Demikian juga dengan ukuran dan bentuk furtiturenya, harus yang membuat ruangan terlihat dan terasa makin nyaman. Bukan makin sempit dan berantakan.