Rumah Jadi Media Investasi Anda?Gunakan Caranya dengan tepat

rumah dijual di surabaya

Sebuah rumah adalah tempat berlindung, beristirahat, dan berkumpul bersama keluarga. Namun kini fungsi dari rumah sudah bertambah, yakni menjadi media investasi. Semakin lama,hargarumah semakin bertambah tinggi. Pada hal keberadaannya sangatlah vital, sebab semua orang membutuhkannya. Oleh karena itu, akan sangat tepat untuk membuat investasi berupa sebuah rumah.

Saat menjadikan rumah sebagai media investasi, Anda akan memiliki tabungan di masa depan untuk memenuhi segala macam kebutuhan yang semakin menggunung. Investasi ini juga dianggap yang paling aman dibandingkan obyek lainnya, karena memiliki nilai yang lebih stabil. Hal ini disebabkan karena rumah tidak gampang dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang dapat membuat nilainya menjadi naik atau turun dengan cepat.

Namun bagi Anda yang ingin terjun kedalam bisnis ini, haruslah waspada. Sebab banyak pengembang perumahan yang nakal dan dapat menipu Anda. Terutama setelah Anda memberikan uang dan cicilan, maka mereka akan merasa mudah mengelabui Anda. Untuk menghindarinya, maka Anda perlu mengenali ciri-cirinya

  • Pengembang tersebut tidak mempunyai tim khusus dalam melakukan pelayanan kepada pelanggan. Pada hal seharusnya setiap pengembang yang professional memiliki tim khusus yang bertugas menangani ataupun memberikan jawaban terhadap keluhan pelanggan.
  • Pengembang tidak menyerahkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB). Keadaan ini seharusnya bisa menimbulkan tandatanya, apalagi Anda sudah menyetor booking fee atau uang tanda jadi.
  • Proses pemesanan rumah, pembangunan, ataupun proses lainnya tidak berjalan sesuai dengan agenda yang telah dijadwalkan.
  • PPJB tidak boleh dinegosiasikan. Alhasil uang tanda jadi yang telah Anda keluarkan juga tidak dapat dikembalikan.
  • Hasil bangunan rumah ternyata tidak sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati di awal.

Kelima ciri tersebut barulah sebagian kecil saja. Masih banyak ciri lainnya yang bisa muncul dalam praktiknya di lapangan. Setelah mengenali ciri-ciri tersebut, Anda perlu menganalis strategi dalam berinvestasi properti. Untuk modal awal, bisa dibilang modalnya lebih kecil dibandingkan dengan investasi di bidang lainnya. Samahalnya dengan investasi dalam bentuk rumah.

Contohnya seperti ini, bila Anda berinvestasi denganrumah baru seharga kurang dariRp 100 juta, maka Anda cukup mengeluarkan modal sekitar 15-35% saja. Jika diuangkan kurang lebihs ekitarRp 15 juta – Rp 35 juta. Sisanya bisa Anda lunasi secara bertahap dalam kurun waktu yang telah ditetapkkan sesuai kesepakatan antara pembeli dan penjual.

Sedangkan pembelian rumah dari pihak pengembang, Anda bisa saja mendapat bantuan daripihak bank. Sebagai contoh, bila Anda membayar uang muka antara 10-30 % ditambah dana KPR kurang lebih 5%, maka Anda telah mendapatkan asset properti dengan nilai Rp 100 juta (100%).

Investasi dalam bentuk rumah juga mendatangkan banyak keuntungan. Selain bisa digunakan oleh                                                                                                                                  pemiliknya, rumah juga bisa dikontrakkan atau disewakan.  Artinya pemilik bisa mendapatkan tambahan pemasukan. Keuntungan lainnya adalah nilai asset rumah memiliki kecenderungan meningkat dari tahun ketahun. Misalkan, Anda akan membeli rumah seharga Rp 200 juta, maka jumlah uang yang diinvestasikan adalah sebagai berikut:

  • Uang muka sekitar 20% atausebesarRp 40 juta.
  • KPR bank sebesarRp 160 juta.
  • Untuk biaya lain-lain sebesarRp 10 juta.
  • Untuk angsuran KPR tahun pertama, dengan perhitungan (10% x Rp 160 juta) + (Rp 160 juta : 15) = Rp 16 juta + x Rp 10.666.667 = Rp 26.666.667.
  • Berarti jumlah modal = Rp 40 juta + Rp 10 juta + Rp 26.666.667 = Rp 76.666.667.

Namun, perlu diketahui jika nilai rumah yang dijual, apalagi dalam kompleks perumahan, bias meningkat diatas 3x lipat nilai inflasi pertahun. Sebagai catatan tambahan, nilai keuntungan dari modal dapat mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hal itulah yang menjad ipenyebab investasi rumah sangat digemari oleh orang yang memiliki uang banyak. Apabila Anda benar-benar tertarik untuk berinvestasi rumah, dianjurkan pula untukmeminta info langsung kepada pengembang untuk memperoleh data yang lebih riil. Semogasukses! 

Sumber http://www.pricearea.com