Pertimbangan dalam berinvestasi properti selain lokasi

Investasi di property masih jadi pilihan utama kebanyakan orang, sebab orang beranggapan bahwa itu adalah salah satu cara terbaik untuk mengembangkan uang. Secara umum investasi property dianggap lebih aman daripada jenis investasi lainnya. Sebabnya Anda menguasai atau mengelola sendiri investasinya, jadi Anda bisa mengendalikan hampir semuanya. Namun hal itu bukanlah satunya keuntungan berinvesatsi di property, karena yang paling menarik sebenarnya dari invesatsi di property ini memungkinkan Anda untuk menggunakan uang orang lain untuk mulai berinvestasi.

Kebanyakan produk investasi lain banyak dipengaruhi oleh faktor luar. Misalnya harga-harga di bursa saham bisa naik turun dengan cepat bahkan signifikan karena isu atau gossip seputar politik, kebijakan pemerintah, keamanan negara, kondisi ekonomi, atau seperti obligasi yang harganya turun saat angka inflasi dan suku bunga naik. Dibandingkan property yang walaupun juga terpengaruh faktor luar, namun perubahannya tidak terlalu cepat, misalnya harga rumah tentunya tidak bisa berubah begitu saja dalam sehari tetapi butuh tahunan.
Kemudian anda perlu juga untuk mempertimbangkan beberapa hal seperti berikut di bawah ini :

Memperhitungan nilai properti

Misalnya untuk investasi rumah, semakin banyak fungsinya, maka harganya akan semakin tinggi. Memperhitungkan nilai properti yang berujung pada harga jual rumah sudah menghitung berapa nilai dan manfaat yang akan diperoleh pembeli.

Mempertimbangkan fasilitas umum

Dalam menentukan tempat tinggal, baik itu rumah atau apartemen, pembeli kerap menjadikan aspek akses jalan dan fasilitas umum sebagai pertimbangan. Mereka akan merasa senang dan jatuh hati pada rumah atau apartemen yang dekat pusat perbelanjaan, bank, sekolah, tempat ibadah, dan sarana rekreasi. Bila Anda menemukan rumah atau apartemen dengan fasilitas umum seperti ini, maka jangan segan untuk membelinya. Properti di kawasan seperti ini cenderung naik harganya dari waktu ke waktu.

Menilai aspek perpajakan

Pertimbangkanlah aspek perpajakan untuk mengetahui besarnya pengeluaran tambahan Anda pada saat membeli. Karena transaksi tanah atau bangunan merupakan obyek pajak. Sebagai pemilik tanah dan bangunan, maka Anda akan dikenai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Melihat RTRW

Sebelum memutuskan membeli, ketahuilah pola pengembangan kawasan atau renovasi besar yang akan atau sedang dilakukan di wilayah tersebut. Gunanya ialah untuk memprediksi pembangunan apa saja di seputar lokasi. Anda dapat mengecek ke Dinas Tata Ruang Kota atau pejabat berwenang lainnya.

Tanggap risiko bencana

Apakah lingkungan lokasi rumah atau bangunan yang hendak Anda beli mudah tertimpa bencana banjir, kebakaran, dan tanah longsor? Jika ya, maka rumah tersebut termasuk dalam kategori rawan bencana, sebaiknya urungkan niat Anda membeli rumah atau bangunan tersebut. Meski bisa mendapatkan asuransi, perhitungkan bagaimana Anda mengatasi bencana ini secara emosional.

Meneliti tingkat hunian

Bila Anda membeli rumah dengan lokasi di kawasan perumahan, perhatikan apakah semua rumah sudah terisi atau belum? Jika rumah-rumah tersebut banyak yang kosong, maka waspadalah karena bisa diartikan lingkungan perumahan tersebut kurang diminati.

Pilihah lokasi perumahan dengan tingkat hunian di atas 50 %. Untuk mendapatkan kualitas prima dalam bangunan, pertimbangkanlah nama baik pengembang serta portofolionya.

Menaksir biaya renovasi

Nilai properti ditentukan dari penaksiran biaya renovasi atau dengan cara membandingkan antara properti sejenis yang sama fungsinya lalu dikurangi penyusutan. Penyusutan sendiri ditentukan tiga faktor, kemunduran fisik, kemunduran fungsional, dan kemunduran eknomis.

comments powered by Disqus