Hotel Feasibility Study: Merencanakan Hotel Baru atau Resort (Bagian 1)

Hotel Feasibility Study

Selama lebih dari tiga belas tahun kami berkariri di bidang properti dan bekerja di beberapa hotel besar di Indonesia, kami telah membantu banyak konsumen dalam merencanakan dan berinvestasi di bisnis properti. Nama Mahkota Property sudah tidak asing lagi di industri properti karena telah melihat berkali-kali di Mahkota Property melakukan sebuah studi kelayakan. Kami juga telah melihat berapa banyak calon pelaku bisnis perhotelan dan bisnis properti yang menganggap bahwa visi mereka akan berhasil, tanpa melakukan penelitian penting mengenai membangun bisnis hotel yang akan secara konsisten menguntungkan dan kompetitif. Pada artikel ini kita melihat langkah-langkah yang di perlukan dalam melakukan studi kelayakan hotel yang efektif.

Apa studi kelayakan hotel dan apakah Anda memerlukannya?

Seperti namanya, sebuah studi kelayakan menyelidiki proposal hotel Anda untuk melihat apakah layak sebagai model bisnis yang berkelanjutan dan apakah bisnis itu menguntungkan. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan viabilitasnya yang berkaitan dengan pasar, lokasi, biaya dan pembiayaan. Studi kelayakan merupakan landasan persiapan Anda untuk hotel baru atau direnovasi. Ini menunjukkan kepada investor bagaimana mereka akan menerima pengembalian investasi (ROI) mereka. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk melanjutkan tanpa melakukan tahap investigasi dan iluminasi yang penting ini.

Di bawah ini Anda akan menemukan rencana dasar dan pendekatan tim ahli dari perusahaan konsultan hotel kami untuk mengumpulkan laporan validasi komprehensif, berdasarkan analisis keuangan dan pasar, untuk menentukan kelayakan sebuah proyek perhotelan baru atau konsep penginapan.

Langkah kunci dari studi kelayakan hotel yang efektif

1. Analisis lokasi

Mempelajarilokasi yang diusulkan untuk hotel atau resor Anda bertujuan untuk menjawab sejumlah pertanyaan penting bagi kesuksesan proyek hotel Anda tersebut. Apa yang membuat lokasi menjadi sesuatu yang menarik? Adakah pasokan tenaga kerja yang cukup banyak dan berkualitas? Sumber daya apa saja yang bisa diharapkan? Apakah hotel ini didukung oleh jaringan transportasi yang mudah? Apa potensi risiko dan keuntungan yang terkait dengan daerah setempat?

2. Perhitungan biaya total

Ini termasuk biaya pengembangan dan arsitektur sebelum membuka hotel. Lalu ada biaya operasional yang akan dikenakan hotel, termasuk lisensi, pajak, peralatan, perabotan, asuransi, sumber daya manusia, persediaan, listrik, air dan banyak lagi.

3. Investigasi penawaran dan permintaan hotel

Ini melibatkan analisis semua hotel di daerah setempat, terutama daya saing mereka. Informasi dapat ditemukan dengan dengan mudah di berbagai tempat dan panduan wisata, travel agent dan grup penelitian perjalanan wisata. Mengetahui penawaran dan permintaan hotel di lokasi yang anda ajukan membantu kami memproyeksikan tingkat hunian dan tingkat tarif hotel Anda, salah satu elemen kunci dalam membangun kelayakan ekonominya.

4. Tarif kamar dan tingkat hunian sepanjang tahun

Setelah menetapkan penawaran dan permintaan hotel dan daya saing hotel Anda sendiri termasuk biaya operasional yang diproyeksikan, ROI yang diinginkan, dan yang terpenting adalah membandingkan dengan hotel pesaing Anda. Proyeksi permintaan sepanjang tahun berguna untuk menentukan permintaan akan berjalandalam mengambil keputusan penetapan harga.

5. Menetapkan dan memproyeksikan sumber pendapatan hotel

Sumber pendapatan utama untuk hotel Anda akan datang dari kamar, makanan dan minuman dan acara seperti konferensi dan pertemuan. Dengan menggunakan proyeksi Anda untuk tarif kamar dan tingkat hunian rata-rata sepanjang tahun, Anda dapat memproyeksikan penjualan dari berbagai sumber pendapatan, termasuk makanan dan minuman.

6. Proyeksi ROI Studi kelayakan Hotel

Salah satu bagian terpenting dari studi kelayakan hotel Anda adalah proyeksi ROI. ROI bekerja dengan menggunakan sejumlah metrik, termasuk tingkat pengembalian internal/internal rate of return (IRR), net present value (NPV), rasio cakupan hutang dan arus kas diskonto (discounted cash flow / DCF), dan lainnya. Ini membantu menunjukkan apakah pengembalian investasi cukup untuk melanjutkan rencana bisnis dan jika di perlukan Anda mencari pembiayaan dari tempat lain.

Jika demikian, apakah kreditur modal ini akan puas dengan ROI yang diproyeksikan? Jika tidak, usulan hotel dapat ditinggalkan sama sekali atau dapat diubah untuk membuat laba atas investasi cukup menarik untuk dilanjutkan, seperti mengubah lokasi, tarif kamar dan mengurangi biaya.

Seperti yang bisa Anda lihat, sebuah studi kelayakan hotel sangat luas jangkauannya. Ini memberi Anda dan semua pemangku kepentingan seperti investor lain untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai biaya yang diperlukan, apakah pengembalian investasi itu sesuai dengan harapan dan apakah dapat membantu dalam menentukan bagaimana cara melanjutkannya. Studi kelayakan sebagian besar dipandang sebagai langkah yang sangat diperlukan untuk semua proposal hotel  dan menyertai rencana bisnis untuk membentuk cetak biru kesuksesan.

Tertarik untuk membuat studi kelayakan hotel?

contact us

Tinggalkan Balasan

Note: Comments on the web site reflect the views of their authors, and not necessarily the views of the bookyourtravel internet portal. Requested to refrain from insults, swearing and vulgar expression. We reserve the right to delete any comment without notice explanations.

Your email address will not be published. Required fields are signed with *