Contact Us

List Pertanyaan

Bagaimana cara memasang iklan properti?

Salah satu strategi dalam menjual properti adalah dengan mengetahui tips atau kiat-kiat khusus dalam memasang iklan. Iklan merupakan senjata untuk menjerat para calon pembeli potensial. Iklan yang baik harus efektif dan dapat menyampaikan deskripsi memuaskan bagi kedua belah pihak, yakni penjual dan pembeli.

Berikut adalah beberapa tips dalam memasang iklan properti:

1. Menyiapkan konsep iklan yang bagus

Iklan selalu berkait erat dengan kreatif. Jika Anda merasa tidak mampu menciptakan iklan kreatif yang memiliki daya persuasif tinggi, jangan ragu untuk meminta saran dari biro periklanan. Upayakan iklan Anda adalah jenis iklan yang efektif dan menarik sehingga menambah minat para calon pembeli untuk mengunjungi lokasi properti yang akan dijual.

2. Menyesuaikan biaya iklan dengan anggaran

Dana yang lebih banyak harus siap mengucur jika Anda menginginkan iklan yang berkelas dan dapat menjerat banyak pembeli. Jangan lupa memikirkan media alternatif yang meungkinkan Anda memasang iklan dengan harga terjangkau akan tetapi tetap efektif.

3. Membuat daftar fitur properti

Membuat daftar yang berisi fitur-fitur properti ini berguna untuk mengantarkan Anda memvisualisasikan konsep struktur iklan yang Anda inginkan.

4.Memastikan informasi dasar properti ditulis dengan jelas

Informasi dasar ini pada umumnya mencakup lokasi, jumlah kamar, jumlah kamar mandi, luas tanah atau luas bangunan, dan tentunya harga yang Anda tawarkan. Setelah itu dapat ditambahkan fitur-fitur yang disebutkan diatas dan kondisi umum properti.

5. Memilih gambar properti yang menarik

Memilih gambar-gambar yang menarik dnilai efektif dalam menjaring para calon pembeli. Gambar yang dipilih sebaiknya adalah gambar yang jelas, tidak buram, dan pastinya menunjukkan siis terbaik dari properti yang akan dijual tersebut.

6. Mencantumkan informasi kontak yang bisa dihubungi

Hal ini mutlak dilakukan dan harus dipastikan informasi tentang kontak yang bisa dihubungi ini mudah ditemukan para pembaca iklan. Informasi ini dapat berupa nama, nomor telepon, alamat email, ataupun link ke situs pemasang iklan.

7. Memperbaiki mutu iklan dengan menyimak komentar orang-orang sekitar

Memberikan iklan yang selesai dibuat kepada rekan atau teman sejawat bermanfaat untuk memperbaiki mana-mana saja yang masih dirasa kurang atau mengurangi bagian-bagian yang dirasa berlebihan.

8. Jika properti telah terjual, jangan lupa sertakan pemberitahuan ‘Terjual’ pada iklan yang telah dipasang.

Faktor Penting Apa Saja Yang Harus Diperhatikan dalam Investasi Properti?

Agar lebih maksimal dalam berinvestasi properti perlu langkah-langkah khusus. Setidaknya terdapat lima faktor penting bagi investor untuk memilih dan menentukan properti.

1. Investor harus jeli melihat waktu yang tepat untuk membeli properti. Prinsipnya adalah membeli di saat harga rendah dan menjual saat harga tinggi.

2. Memilih lokasi prima. Lokasi pusat kota merupakan kawasan berprospek dengan jaminan kenaikan terus menerus atau lokasi dengan kemungkinan harga akan terus meningkat dengan adanya pembangunan.

3. Memperhatikan sumber pembiayaan. Di sini, investor harus kreatif apakah memilih kas, kredit atau kas bertahap untuk membiayai investasi. 

4. Cermati apa saja jenis investasi yang berprospek. Jenis properti berupa kantor, kondominium dan ritel masih prospektif sebagai lahan investasi.

5. Memilih pengembang yang memiliki reputasi. Bagi calon investor penting untuk melihat pengembang agar investasi yang ditanamkan bisa menghasilkan. Ketepatan waktu, kualitas dan ketepatan sesuai kontrak harus menjadi pertimbangan utama. 

Apa program yang memudahkan masyarakat mendapatkan rumah idaman?

 Berikut hal-hal yang harus Anda perhatikan sebelum memilih bank:

1. Segmentasi bank
Beberapa bank bersaing pada segmen sama, yaitu rumah-rumah kelas menengah di pinggiran Jakarta dengan kisaran harga Rp150 juta – Rp300 juta. Biasanya developer sudah menggandeng bank-bank tersebut sejak awal, kecuali perumahan spesifik yang dibangun developer yang satu grup perusahaan dengan sebuah bank, dimana bank tersebut tentu dijadikan sebagai KPR pilihannya.

2. Fleksibilitas
Umumnya persyaratan pengajuan KPR di semua bank sama, namun pertimbangan fleksibilitas bank harus dijadikan pertimbangan utama. Contoh join income atau cicilan yang dibayar bersama suami dan istri seringkali menjadi masalah yang pelik.

Beberapa bank memandang istri hanya komponen penunjang untuk cicilan kredit. Akibatnya status istri tidak menjadi masalah besar, apakah istri karyawan permanen atau kontrak dan belum memiliki NPWP. Sebaliknya beberapa bank memandang istri sebagai komponen utama, akibatnya semua dokumentasi harus lengkap.

3. Birokrasi
Birokrasi terkait dengan sistem kerja bank tersebut. Beberapa bank menggunakan sistem account officer (AO), dimana proses pencarian nasabah, analisa kredit hingga appraisal dikerjakan oleh satu orang yaitu AO dari awal hingga akhir.

Keuntungannya appraisal yang dihasilkan bisa lebih tinggi, apalagi untuk rumah bekas. Sebaliknya beberapa bank lainnya menggunakan sistem bertingkat. Artinya grup bisnis dan analis adalah orang yang berbeda. Dalam kasus ini proses pencarian nasabah dikerjakan si A, sedangkan perhitungan kredit dikerjakan oleh si B. Sedikit lebih rumit memang, namun melalui sistem ini bank-bank tersebut berani menawarkan bunga paling rendah.

Bagaimana cara mengelola uang di bidang investasi Properti?

Jawaban

Memutar uang dalam bidang investasi properti dinilai sangat menjanjikan. Langkah cerdas ini bahkan dinilai dapat mendatangkan keuntungan yang lebih banyak jika dibanding dengan hanya menyimpan uang di bank. Hal ini disebabkan oleh terus meroketnya harga properti yang secara otomatis menarik minat para investor untuk terjun mencicipi “legitnya kue properti”.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat ditempuh dalam berinviestasi  di bidang yang tak pernah sepi peminat ini:

  1. Membeli atau mendirikan rumah kost lalu disewakan sehingga dapat mendatangkan keuntungin rutin yang menjanjikan;
  2. Mendirikan pusat perbelanjaan. Keuntungan diperoleh dari hasil sewa kios dan transaksi jual beli kegiatan perdagangan;
  3. Membeli rumah dengan lokasi yang strategis, dalam arti keamanan dan kenyamanan terjamin. Dengan demikian grafik perkembangan harga rumah di daerah yang dipilih dapat terus meningkat. Hal ini tentu saja jauh lebih menguntungkan dari menyimpan uang di Bank;
  4. Menjadi developer perumahan;
  5. Mendirikan apartemen atau hotel untuk disewakan;
  6. Membeli tanah dan meningkatkan nilai jualnya melalui pendirian bangunan di atasnya sehingga mendapatkan nilai harga jual kembali yang lebih besar;
  7. Menjadi kontraktor bangunan yang menawarkan jasa pelaksanaan pembangunan.

Walalupun kegiatan investasi di bidang properti ini dinilai cukup menjanjikan, bukan berarti kegiatan ini tak punya sisi kekurangan. Tidak seperti uang tunai yang dapat digunakan bertransaksi secara cepat dan langsung, investasi bidang properti membutuhkan jangka waktu tertentu untuk dapat memanfaatkannya guna memebuhi kebutuhan. Selain itu, resiko bertambah tuanya umur bangunan serta kemungkinan terjadinya bencana alam juga harus diperhatikan. Tak lupa ketelitian dalam mengecek kebenaran surat-surat properti juga harus diperhatikan!

Bagaimana saya tahu dengan pasti rumah seharga berapa yang dapat saya beli?

Jawaban


Kami mengerti bahwa kesanggupan untuk membayar mungkin merupakan hal yang banyak dipertimbangkan oleh Pembeli rumah. Melihat hal ini, tidaklah mengherankan apabila banyak pasangan muda yang bertanya-tanya “Sampai berapa lama kami harus menunggu untuk mendapatkan rumah sendiri?”.

Anda yang lebih tau seberapa besar kesanggupan anda untuk membiayai sebuah property, apakah nantinya anda akan membeli dengan harga tunai atau dengan kredit. Agen property yang proffesional akan memberikan jawaban yang bisa membantu anda dengan analisa yang mereka kuasai.